Geger! Cristiano Ronaldo Dituding Gagahi Seorang Wanita, Pengakuan Korban Mengejutkan

(function ($) {
var bsaProContainer = $(‘.bsaProContainer-29’);
var number_show_ads = “0”;
var number_hide_ads = “0”;
if ( number_show_ads > 0 ) {
setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeIn(); }, number_show_ads * 1000);
}
if ( number_hide_ads > 0 ) {
setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeOut(); }, number_hide_ads * 1000);
}
})(jQuery);

SURATKABAR.ID – Isu miring tengah menerpa penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo. Seorang wanita mengaku telah dirudapaksa oleh mantan pemain Real Madrid tersebut.
Dilaporkan Mirror, Sabtu (29/9/2018), Ronaldo melakukan somasi terhadap majalah Jerman yang menerbitkan pemberitaan mengenai kasus tersebut, Der Spiegel.
Sementara itu, dalam keterangannya, Der Spiegel menulis bahwa pihaknya telah mewawancarai seorang wanita Amerika Serikat bernama Kathryn Mayorga.
Wanita 34 tahun tersebut mengaku digagahi oleh Ronaldo pada 2009. Kasus ini sebenarnya juga sempat diselesaikan di pengadilan dan berakhir damai pada 2010. Menurut Mayorga, kala itu Ronaldo membayar kompensasi 375 ribu dolar AS. Namun, Mayorga tak diperbolehkan mengungkap kasus tersebut ke publik.
Baca juga: Seorang Wanita Nekat BAB di Gerbong KRL Penuh Penumpang, Fakta Dibaliknya Bikin Jijik
Kini, setelah 9 tahun kasus tersebut terjadi, Mayorga buka suara. Ia mengaku terus dihantui trauma sehingga mengungkapkan kasus tersebut ke Der Spiegel.
Mayorga mengisahkan, peristiwa tersebut bermula ketika ia bertemu Ronaldo di sebuah klub malam pada Juni 2009. Keduanya sempat mengobrol dan menimati pesta bersama.
Ketika Mayorga akan pulang, keduanya sempat bertukar nomor kontak. Namun, Ronaldo menawarkan untuk melanjutkan pesta di Palms Place Hotel. Mayorga pun menyetujuinya.
Di kamar hotel tersebut, ada sejumlah orang yang juga ikut berpesta. Namun, di tengah-tengah pesta, orang-orang tersebut keluar. Saat itulah Ronaldo memulai aksinya.
(function ($) {
var bsaProContainer = $(‘.bsaProContainer-7’);
var number_show_ads = “0”;
var number_hide_ads = “0”;
if ( number_show_ads > 0 ) {
setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeIn(); }, number_show_ads * 1000);
}
if ( number_hide_ads > 0 ) {
setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeOut(); }, number_hide_ads * 1000);
}
})(jQuery);

Mayorga mengaku, Ronaldo memegang tangan Mayorga dan mengarahkannya untuk memegang alat vitalnya. Bahkan, menurutnya, Ronaldo meminta Mayorga memegang alat vitalnya selama 30 detik.
“Ketika saya tidak mau menyentuhnya, dia minta saya mem-blowj0b. Seperti idiot! Saya menertawakan karena saya berpikir, apakah ini lelucon? Orang ini terkenal dan sangat s3ksi, dia pecundang dan baj*ngan,” ujar Mayorga, seperti dilansir dari viva.co.id, Sabtu (29/9/2018).
Ketika Mayorga kembali menolak dan mengatakan ingin pergi, Ronaldo disebut meminta ciuman. “Saya boleh pergi jika memberikan ciuman. Saya bilang, oke saya akan mencium kamu tapi tidak akan menyentuh p3nis,” katanya.
Saat berciuman, sebenarnya teman Ronaldo sempat masuk dan memergoki mereka. Namun, Ronaldo malah melucuti pakaian Mayorga. Singkat cerita, Mayorga mengaku malam itu Ronaldo telah menggagahinya.