Analisis Grup G Liga Champions: Persaingan Paling Sepadan

Football5star.com, Indonesia – Persaingan babak penyisihan Grup G merupakan persaingan paling sepadan di Liga Champions musim 2019-20. Keempat tim yang bersaing di grup ini, yakni Zenit Saint Petersburg, Benfica, Olympique Lyon, dan RB Leipzig di atas kertas sama kuat.


Thursday January 01, 1970

Jika dilihat dari sejarah keempat tim, hanya Benfica yang pernah berstatus juara Eropa sebelum era Liga Champions. Tepatnya saat mereka menjadi kampiun pada musim 1960-61 dan 1961-62.


Thursday January 01, 1970

Sementara itu, pencapaian terbaik Olympique Lyon hanya finis di Liga Champions 2009-10. Zenit paling jauh hanya pernah lolos hingga babak 16 besar, sedangkan musim ini merupakan kiprah kedua RB Leipzig di pentas Liga Champions.


Thursday January 01, 1970

Dilihat dari segi pengalaman, Benfica dan Lyon lebih unggul dari Zenit dan Leipzig. Benfica adalah tim yang sudah 38 kali tampil di Liga Champions, Lyon (17 kali), dan Zenit (8 kali).

Benfica merupakan tim yang berstatus juara Liga Portugal musim lalu, begitu dengan Zenit di pentas Liga Rusia. Sementara itu, Lyon dan Leipzig hanya finis di posisi ketiga klasemen akhir musim 2018-19.


Thursday January 01, 1970

#SLBFCP #WeAreBenfica pic.twitter.com/4xrI7iSK2W— SL Benfica (@slbenfica_en) August 24, 2019

Kiprah terakhir

Benfica merupakan tim yang gagal di babak penyisihan grup Liga Champions musim 2018-19. Mereka kalah bersaing dengan tim sekelas Bayern Munich dan Ajax.

Lyon menjadi salah satu tim yang sempat mengejutkan musim lalu karena mampu mengalahkan Manchester City di babak penyisihan grup. Namun, lima hasil imbang lainnya membuat mereka lolos sebagai peringkat kedua.

Sylvinho: "When you play in the @ChampionsLeagueit's an exceptional moment. All these teams are good and deserve to be there. We must take advantage of this competition." #UCLdraw pic.twitter.com/yMx0EoNPqI— OL English (@OL_English) August 29, 2019

Langkah mereka pun akhirnya terhenti di babak 16 besar karena bertemu dengan Barcelona. Meski sempat menahan imbang 0-0 Lionel Messi dkk di leg pertama, Lyon akhirnya menyerah dengan kekalahan agregat akhir 1-5.

Kali terakhir Zenit tampil di Liga Champions, terjadi pada musim 2015-16. Namun, kiprah impresif wakil Rusia ini berakhir di babak 16 besar.

Leipzig adalah tim yang paling minim pengalaman di pentas ini. Penampilan impresif mereka di Bundesliga juga tidak mampu diteruskan ke kompetisi terbesar Eropa ini.

Sebelumnya, wakil Jerman ini untuk pertama kalinya merasakan atmosfer berkiprah di Liga Champions pada musim 2017-18. Rentetan kisah hebat di Bundesliga membuat Leipzig mampu finis sebagai runner-up di bawah Bayern Munich pada musim 2016-17. Akan tetapi, minimnya pengalaman membuat mereka hanya bisa melangkah hingga babak penyisihan grup di kompetisi kasta teratas Eropa.

Berdasarkan faktor-faktor di atas, persaingan di Grup G Liga Champions dapat dikatakan paling sepadan. Namun, beberapa detail di atas dapat diperkirakan tim mana yang lebih berpeluang lolos dari babak penyisihan grup.

Prediksi posisi akhir Grup G

BenficaOlympique LyonRB LeipzigZenit St Peterburg
The post Analisis Grup G Liga Champions: Persaingan Paling Sepadan appeared first on Football5star Berita Bola.