Paul Pogba Diusir Lewat Aksi Vandalisme di Luar Manchester United

Gilabola.com – Paul Pogba diusir fans-nya sendiri lewat aksi vandalisme di atas rambu peringatan di luar kamp latihan Manchester United.
‘Pogba Out’, demikian coretan orang tak dikenal itu dengan cat semprot berwarna merah. Aksi vandalisme tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah gelandang asal Prancis itu alami pelecehan rasial di media sosial.
Tanda peringatan lalu lintas tersebut berisikan imbauan agar para suporter tidak menghentikan laju kendaraan para pemain untuk meminta tanda tangan di kawasan tersebut. Rambu itupun baru dipasang sekitar dua pekan lalu, tapi langsung menjadi ‘korban’ aksi corat-coret suporter United yang meminta Pogba segera tinggalkan Old Trafford.
Saat ini, dengan semakin banyaknya para suporter yang berbondong-bondong datang ke Carrington untuk bertemu para pemain kesayangan mereka, termasuk Paul Pogba. Pihak Manchester United terpaksa memasang rambu peringatan di luar kamp latihan tersebut, dalam upaya untuk menjaga keselamatan para fans.


Thursday January 01, 1970

Berita Terkait


Thursday January 01, 1970

Manchester United Lawan Rencana Diet Tim Solskjaer
Real Madrid Tak Aman Dari Sifat Keras Kepala Pogba
Arsenal Diprediksi Tak Masuk Empat Besar Musim Ini


Thursday January 01, 1970

Rambu berwarna hitam tersebut ditulis dengan tinta warna putih dan berbunyi, ‘Pemain tidak diizinkan untuk berhenti dan memberikan tanda tangan, karena bahaya di jalan. Jangan berkerumun di jalan ini’.
Tapi, para preman menimpa kata-kata peringatan tersebut dengan tulisan, ‘POGBA OUT’ dengan cat semprot warna merah.

Ini menjadi insiden pelecehan terakhir yang dialami Pogba, 26 tahun, yang secara memalukan menjadi sasaran ejekan rasial setelah ia gagal mengeksekusi penalti terakhirnya ke gawang Wolves. Bintang asal Prancis itu telah alami pelecehan, bahkan ancaman mati setelah kegagalan penaltinya tersebut, yang membuat United hanya bermain imbang 1-1 melawan Wolves.
“MENJIJIKKAN,” demikian ungkap pihak United saat mereka sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi siapa yang berada di balik insiden penghinaan dan ancaman terhadap Pogba di media sosial. Sementara rekan-rekan satu tim Paul Pogba berbondong-bondong mendukungnya.
“Menjijikkan. Media sosial perlu lakukan sesuatu terkait hal ini,” ungkap Harry Maguire dalam akun Twitter resminya, seperti yang dikutip SunSport.
“Cukup sudah, ini harus dihentikan. Manchester United adalah keluarga. @Paulpogba adalah bagian besar dari keluarga ini. Anda serang dia, anda serang kami semua @manutd,” ungkap Marcus Rashford menambahkan.
Pogba sendiri kemudian merilis pernyataannya di Twitter. “Nenek moyang dan orang tua saya sudah alami penderitaan agar generasi saya bisa hidup bebas hari ini, bekerja, naik bus, dan bermain sepakbola,” ungkap Pogba.
“Penghinaan rasial adalah sebuah ketidaktahuan, dan itu hanya akan membuat saya lebih kuat serta memotivasi saya untuk berjuang lebih keras bagi generasi berikutnya,” tambahnya.
Sumber: Paul Pogba Diusir Lewat Aksi Vandalisme di Luar Manchester United


Thursday January 01, 1970