Cerita Andien Aisyah Pernah Pakai Tas Bekas Seharga Rp 30 Ribu di Ajang Penghargaan Bergengsi

(function ($) {
var bsaProContainer = $(‘.bsaProContainer-29’);
var number_show_ads = “0”;
var number_hide_ads = “0”;
if ( number_show_ads > 0 ) {
setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeIn(); }, number_show_ads * 1000);
}
if ( number_hide_ads > 0 ) {
setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeOut(); }, number_hide_ads * 1000);
}
})(jQuery);


Thursday January 01, 1970

SURATKABAR.ID – Sekarang ini siapa yang tidak kenal dengan penyanyi cantik Andien. Sebelum memiliki banyak uang seperti sekarang ini, Andien, sapaan akrabnya, pernah membeli barang bekas dengan harga yang begitu terjangkau. Bahkan, tasanya tersebut dipakai untuk acara penghargaan cukup bergengsi.
“Waktu itu aku sempat pakai sebuah barang, tas, harganya sekitar 30 ribu dan itu keren banget. Waktu itu aku belinya ngulik banget dan nawar banget gitu, sampai akhirnya aku merasa sangat puas sekali karena aku menemukan tas ini,” kata Andien, seperti yang dilansir dari Kumparan.com
“Aku pakai tas itu di red carpet suatu acara penghargaan di Indonesia. Ini tuh sudah kayak kepuasan tersendiri buat gue beli barang pre-loved,” sambungnya lagi.
Baca juga: Jessica Mila Naik 10 Kg Demi Film Terbarunya, Penampilannya Bikin Pangling
Bukannya malu, pelantun lagu Metamorfosa ini merasa memiliki gaya sendiri saat mengenakan barang-barang pre-loved. Ia memiliki style yang unik tanpa harus mengikuti trend fashion yang ada. Alasan lainnya Andien mengenakan barang-barang pre-loved ini lantaran mereka memiliki trend fashion yang cukup panjang.
Ibu Kawa ini menyebutkan jika ia tertantang untuk mix and match dengan menggunakan barang-barang pre-loved. Ia juga menyebutkan benda-benda pre-loved ini tidak kalah bagus dengan barang-barang yang ia beli dengan harga yang fantastis.
“Jadi, menurut aku, aku golnya adalah bagaimana aku beli barang Rp 10 ribu sama Rp 1 juta, sama bagusnya di badanku,” ungkap Andien.
Buat kamu yang gemar dengan berbagai benda pre-loved, tinggal mix and match yang tepat saja ya.


Thursday January 01, 1970

(function ($) {
var ads = “0”;
if ( ads > 0 ) {
var bsaPopupWrapperBg = $(“.bsaPopupWrapperBg-33”);
var bsaPopupWrapper = $(“.bsaPopupWrapper-33”);
var bsaBody = $(“body”);
if (bsaPopupWrapper.hasClass(‘bsaClosed’) == false) {
setTimeout(function () {
bsaBody.css({
“overflow”: “hidden”,
“height”: ( bsaBody.hasClass(“logged-in”) ) ? $(window).height() – 32 : $(window).height()
});
bsaPopupWrapper.appendTo(document.body).removeClass(“bsaHidden”).addClass(“animated fadeIn”).fadeIn();
bsaPopupWrapperBg.appendTo(document.body).removeClass(“bsaHidden”).addClass(“animated fadeIn”).fadeIn();
}, 3000);
}
$(document).ready(function () {
var bsaPopupClose = $(“.bsaPopupClose-33”);
bsaPopupClose.click(function () {
bsaBody.css({“overflow”: “visible”, “height”: “auto”});
bsaPopupClose.addClass(“animated zoomOut”);
bsaPopupWrapper.removeClass(“fadeIn”).addClass(“animated fadeOut bsaClosed”).fadeOut();
bsaPopupWrapperBg.removeClass(“fadeIn”).addClass(“animated fadeOut”).fadeOut();
});
var number_close = “15”;
var number_show = “0”;
if ( number_close > 0 ) {
bsaPopupWrapperBg.removeClass(‘animated’);
bsaPopupWrapper.removeClass(‘animated’);
setTimeout(function () {
bsaPopupWrapperBg.fadeOut();
bsaPopupWrapper.fadeOut();
}, number_close * 1000);
}
if ( number_show > 0 ) {
if ( number_show == 1000 ) {
bsaPopupClose.remove();
} else {
bsaPopupClose.hide();
setTimeout(function () {
bsaPopupClose.fadeIn();
}, number_show * 1000);
}
}
});
}
})(jQuery);


Thursday January 01, 1970

(function ($) {
var bsaProContainer = $(‘.bsaProContainer-7’);
var number_show_ads = “0”;
var number_hide_ads = “0”;
if ( number_show_ads > 0 ) {
setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeIn(); }, number_show_ads * 1000);
}
if ( number_hide_ads > 0 ) {
setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeOut(); }, number_hide_ads * 1000);
}
})(jQuery);