Arsenal Dipermalukan Xhaka, Wright Desak Minta Maaf

Gilabola.com – Arsenal dipermalukan Granit Xhaka di laga Liga Inggris lawan Crystal Palace. Emosi, Ian Wright desak Xhaka segera minta maaf.
Arsenal dilaporkan Goal telah dipermalukan Granit Xhaka setelah sang pemain membentak suporter untuk ‘f*** off’ alias mingkem. Insiden itu ia lakukan merespon ejekan ketika ia ditarik keluar lapangan pada hari Minggu waktu setempat.
Legenda hidup klub, Ian Wright, emosi jiwa dan mendesak Granit Xhaka untuk segera meminta maaf. Insiden di laga melawan Crystal Palace tersebut tidak boleh terjadi lagi.
Wright mengatakan bahwa Xhaka tidak berhak berlaku searogan itu ketika digantikan pelatih selama Derby London di Emirates Stadium. Xhaka memegang telinganya ke arah kerumunan yang mengejek dan ia langsung membentak para pendukung sebelum melepas jersey dan kabur masuk terowongan.


Thursday January 01, 1970

Berita Terkait


Thursday January 01, 1970

Rekor 700 Gol Cristiano Ronaldo Masih Kalah Jauh Sama Rekor Kakek Ini!

Report: Liverpool keen to sign 37-cap int'l, face competition from rival PL club
Sunday November 10, 2019

Report: Liverpool keen to sign 37-cap int'l, face competition from rival PL club – originally posted on Sportslens.com According to reports from the Daily Mail, Liverpool and Arsenal are showing keen interest in signing Quincy Promes from Ajax in January. Liverpool haven’t made any major signings during the summer (apart from Adrian), as Jurgen Klopp

The post Report: Liverpool keen to sign 37-cap int'l, face competition from rival PL club appeared first on 138bet.

Gak Percaya Ilmu Hitam di Sepak Bola? Lihat Dulu Yang Satu Ini!

Mesut Ozil Semakin Didukung Fans Arsenal Daripada Emery
Arsenal Unggul Dua Gol Cepat Tadi Malam, Lalu Kebobolan Dua Gol


Thursday January 01, 1970

“Gilak! Dia harus meminta maaf (kepada suporter)! Dia itu Kapten lho.. Dia seharusnya saat ini sudah meminta maaf. Jika dia jadi meminta maaf bukan hanya agar kasus itu berakhir saja, tapi itu soal orang yang sudah mereka pilih sebagai kapten dan tadi itu jelas bukan perilaku seorang kapten,” ujarnya.
“Para penggemar The Gunners telah menunjukkan kesabaran yang luar biasa terhadap dirinya. Dia berutang lebih banyak kepada para suporter daripada dengan seenaknya saja bertindak seperti itu.”
Wright mempertanyakan apakah kepercayaan diri Xhaka mungkin menurun, karena tekanan dari suporter. “Seorang pemain mendapatkan cemoohan bukan yang sesuatu yang terbaik di waktu terbaik mereka. Saya pikir mereka frustrasi dengan fakta dia tidak berlari saat ditarik keluar lapangan. Saya pernah melihat dia digantikan sebelumnya dan dia mau berlari keluar lapangan waktu itu.”
Arsenal harus copot ban kapten Xhaka
“Kali ini dia malah dengan santainya berjalan, wajar jika mereka mengejeknya. Kita berbicara tentang fans yang sudah rela menyaksikan dia bertanding, dalam 4 tahun dia sudah berada di sana, beberapa pertandingan yang bagus dan dia malah memperlakukan para penggemar seperti itu.”
Akun Instagram striker Alexandre Lacazette menyukai postingan klub yang mengatakan “cukup adalah cukup”. Postingan itu banyak disukai para penggemar yang mendukung Emery agar tidak memainkan Xhaka lagi di laga-laga selanjutnya.
“Dia itu Kapten, jadi dia seharusnya sadar punya tanggung jawablah untuk bisa mengambil yang ada di kapalnya (lebih bersikap bertanggung jawab), karena dia telah terpilih sebagai seorang kapten,” lanjut Wright lagi. “Dia tidak bisa pergi dengan cara seperti itu.”
“Saya bisa mengerti jika Mesut Ozil datang dan melemparkan bajunya ke tanah, tetapi Xhaka itu adalah kapten lho. Pelatih padahal sudah menaruh kepercayaan penuh pada dirinya.”
Sumber: Arsenal Dipermalukan Xhaka, Wright Desak Minta Maaf